Jumat, 02 Januari 2015

Mega-Mega Pelangi

Oleh Pelangi

Bagaimana rasanya hati yang terkhianati? Barangkali malam ini, Birulah yang paling tahu jawabannya. Mungkin sudah selaksa airmata yang dicurahkan gadis kelas dua SMA itu, hanya karena satu alasan : pengkhianatan.
            Malam ini Biru kembali mengulang malam panjang yang sama namun berbeda. Malam yang sama-sama membuatnya tak mampu tidur sepicing pun, namun berbeda ceritanya. Bila malam yang dulu ia tak tidur karena terlalu senang, malam ini ia tak tidur lantaran teramat sedihnya.

Ia Rindu

Oleh Ridha Hayatul Husna


Ketika adzan Maghrib berkumandang, ketika itulah yang tertinggal hanya kerinduan. Tungkai-tungkai kaki melangkah pelan memasuki rumah. Anak-anak ayam bergegas pulang ke kandang, menghangatkan tubuh pada sang induk. Tirai-tirai jendela digeser, srek! Pintu-pintu mulai menutup. Perisitiwa ini seolah-olah mengisyaratkan bahwa terang telah usai. Giliran malam yang akan menemani. Namun, tidak dengan dirinya. Ia memilih berdiri mematung-diri. Menatap langit sore yang lembayung. Matanya beringas melihat burung-burung berterbangan cepat sekali. Menganggu. Ia mengeluh, tampaknya tak senang dengan burung-burung “menyebalkan” itu.

Takut

Oleh Ega Kusuma

Pernahkah kau merasa takut? Merasa gentar dan ngeri menghadapi sesuatu yang kau anggap akan mendatangkan bencana. Semua orang pernah merasa takut. Sekarang aku takut. Aku serasa mati. Aku tak punya mimpi. Aku tak tahu apa yang harus aku impikan. Semua terasa jauh, samar-samar dan tak berujung. Haruskah aku tetap berbaring di sini dan menanti esok hari? Tidak! Jelas aku tahu jawabannya adalah tidak. Namun tubuhku tak mau bergerak.   Pikiranku tak bisa menguasai tubuhku. Aku tenggelam dalam ketakutanku.

Love Story

Oleh Arif Efendi

Ini bukan sekadar cinta, juga bukan sekadar kegilaan semata. Entahlah apa namanya, namun yang pasti bagiku adalah sebuah rasa yang berharga. Aku pun tak pernah tahu itu apa. Aku belum pernah merasakan ini sebelumnya. Pun semua terasa berbeda. Tak biasa. Ah, entahlah. Enam tahun yang lalu aku pernah jatuh cinta pada seorang gadis manis yang orang banyak memuja. Namanya Sintia Alya. Ceritanya kami bermusuhan pertama kalinya. Kata orang-orang benci bisa jadi cinta. Seperti sinetron saja, begitulah cara yang paling mudah untuk memikirkan kisahnya.
 

© Lapak Kisah, All Rights Reserved
Design by Dzignine and Conceptual photography